5 Bahaya Asbes Terhadap Kesehatan Tubuh Dan Cara Mencegahnya

Apakah anda masih menggunakan asbes sebagai plafon atau atap rumah? Jika iya, mungkin artikel ini membuat anda menyadari tentang bahaya asbes bagi kesehatan. Jika selama ini anda tidak merasakan dampaknya secara nyata, hal tersebut adalah wajar karena efek buruk dari bahan bangunan ini hanya timbul setelah puluhan tahun.

keyword2
Asbestos adalah bahan hasil tambang yang terdiri dari silikat, kalsium, dan magnesium yang membentuk serat. Tidak kurang dari dua juta ton asbestos ditambang di berbagai penjuru dunia pada tahun 2009. Penggunaan asbes terus meningkat hingga kini, untuk atap bangunan, kampas rem, isolasi kabel, dsb.

Salah satu alasan untuk menggunakan asbes sebagai atap rumah adalah harganya yang lebih murah daripada bahan lainnya. Selain itu, dari segi pemasangan dan bentuknya lebih praktis. Namun di balik semua itu, ada bahaya mengancam kesehatan tubuh jika terpapar oleh bahan ini pada jangka panjang.


5 Bahaya Asbes Terhadap Kesehatan Tubuh Dan Cara Mencegahnya


Serat asbes dapat terhirup dengan cara inhalasi, yang terjadi secara terus-menerus dalam waktu lama. Penyakit yang timbul akibat masuknya serat ini, kadang gejalanya terlambat diketahui.

Serat asbes yang tidak sengaja masuk ke dalam paru-paru sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh. Bahkan bahaya ini lebih mengerikan dibandingkan dampak asap tembakau.

Debu asbes yang tertelan dan mengendap di paru-paru sangatlah merugikan kesehatan, karena sifat karsiogenik yang di dalamnya. Nah, inilah bahaya asbes terhadap kesehatan tubuh:

1. Mesothelioma

Paparan debu asbes dalam jangka panjang dapat memicu semacam kanker pada mesothelium, yang disebut mesothelioma. Kerusakan DNA pada organ ini dapat mengganggu pertumbuhan sel. Gejalanya tidak sama, tergantung jenis mesothelioma.

Mesothelioma pleura biasanya ditandai dengan nyeri di bawah tulang rusuk, sesak nafas, batuk, berat badan menurun, dan munculnya benjolan di bawah jaringan kulit.

Mesothelioma pericardial menyerang rongga rongga jantung. Gejalanya seperti nyeri dan sesak nafas, sulit bernafas, sulit menelan, bengkak pada wajah dan leher, serta sakit karena gangguan pada paru-paru dan sumsum tulang belakang.

Mesothelioma peritoneal terjadi di rongga perut. Gejalanya seperti bengkak pada perut dan menimbulkan rasa sakit.

2. Kanker paru-paru

Debu asbes yang masuk ke paru-paru dapat mengendap di dinding saluran nafas (bronchioles), yang pada akhirnya dapat memicu risiko kanker paru-paru dan kanker batang tenggorokan. Pengendapan zat karsinogen ini dapat berlangsung selama puluhan tahun.


3. Asbestosis

Penyakit yang disebabkan oleh adanya jaringan parut di paru-paru, sehingga menimbulkan gangguan pernafasan. Penyakit ini ditandai dengan sesak nafas, batuk bandel, kurang nafsu makan, dan nafas mengeluarkan suara. Obat medis bekerja hanya untuk meredakan gejala asbestosis.

4. Efusi pleura

Gangguan kesehatan ini merupakan kondisi medis dimana cairan menumpuk pada rongga pleura secara berlebihan. Rongga ini terletak di antara membran yang menyelimuti paru-paru. Penyakit ini sebenarnya merupakan komplikasi dari mesothelioma. Pastinya, kondisi medis ini mengganggu kinerja paru-paru.

Gejala umum yang timbul akibat efusi pleura seperti sesak nafas, cegukan, batuk, demam, dan frekuensi nafas menjadi cepat.

5. Plak pleura

Asbestosis dalam kondisi parah dapat berlanjut, sehingga menimbulkan plak pleura. Debu asbes yang terhisap ke dalam tubuh secara terus menerus akan berakibat berkurangnya kapasitas paru-paru. Sebagian penderita tidak menderita gejala apapun, sebagian lainnya mengalami sesak nafas.


Cara Mencegah Dampak Buruk Asbes


Tentunya kita tidak ingin paparan debu asbes mengenai orang-orang yang kita sayangi. Nah, anda perlu melakukan langkah antisipasi untuk menghindari paparan serat asbes. Berikut ini cara mencegah bahaya asbes yang dapat anda lakukan:


  • Gunakan bahan bangunan yang tidak mengandung asbes. Ganti asbestos dengan material lainnya seperti seng eternit, ardex, atau kalsiboard.
  • Jika terpaksa menggunakan asbes sebagai bahan bangunan, lapisi dengan cat tembok sebelum dipasang. Namun saya tidak menganjurkan cara ini, kecuali tidak ada material lain untuk menutupi rumah anda.
  • Gunakan alat pengaman saat anda berada di sekitar bangunan yang banyak menggunakan asbes. Anda dapat memakai sarung tangan, masker, dan kacamata pelindung.
  • Siram material asbes dengan air untuk mencegah seratnya berhamburan di udara. Tutupi material asbes dengan plastik untuk mengurangi paparan cuaca. Lagi-lagi ini dilakukan jika anda terpaksa menggunakan material ini.
  • Himbau anak-anak untuk menjauhi bahan apapun yang terbuat dari asbestos.
  • Sebisa mungkin jauhi kontak langsung dengan asbestos.
  • Jangan membakar limbah asbes atau mencampurnya dengan sampah lainnya, tanam dalam-dalam di tanah.

Nah, itulah bahaya asbes terhadap kesehatan tubuh. Artikel ini tidak bertujuan untuk membuat anda merasa sangat panik dan takut, karena tidak semua bahan yang terbuat dari asbes menimbulkan dampak yang signifikan. Hanya saja anda sebaiknya waspada terhadap penggunaannya.

Paparan asbes dalam kapasitas kecil tidak terlalu berbahaya. Penyakit yang disebutkan di atas biasanya dialami bagi para pekerja di pertambangan atau pabrik. Risiko penyakit makin besar saat material asbes telah rusak, patah, atau berlubang. Bagaimana anda menyikapi fakta kesehatan ini? Anda seharusnya tahu: Bahaya radiasi ponsel bagi tubuh!

Baca Juga Lainnya:

0 Response to "5 Bahaya Asbes Terhadap Kesehatan Tubuh Dan Cara Mencegahnya"

Post a Comment